Kamis, 18 Maret 2010

Virus Facebook McAfee: Jangan Buka Attachment!

BOSTON - Penyebaran virus sebagai upaya untuk mencuri informasi penting di jejaring social merupakan hal yang telah lama dilakukan hacker. Diperkirakan mereka mampu mengelabui sekira 40 juta pengguna Facebook.

"Hacker telah lama menjadikan pengguna Facebook sebagai target, dengan mengelabui mereka melalui sebuah email palsu dari pihak Facebook. Serangan ini cukup mudah bagi mereka, karena hanya membutuhkan jaringan internet biasa untuk menyebarkan software berbahaya itu," ujar Direktur Penelitian Malware dan Komunikasi McAfee Dave Marcus, seperti dikutip melalui Reuters, Kamis (18/3/2010).

Marcus memprediksi, hacker penyebar pembuat virus tersebut telah menyebar ke hampir seluruh penguna Facebook di dunia. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan juta akun target, yang tersebar di Eropa, Amerika Serikat (AS) dan Asia. Diperkirakan McAfee, virus ini telah menyebar sejak awal pekan ini.



Waspada! Virus Pencuri Password Facebook

JAKARTA - Hacker mulai mengambil kesempatan dari maraknya penggunaan jejaring social di internet. Bahkan kali ini mereka mencoba mengelabui 400 juta pengguna Facebook, tidak terkecuali pengguna di Indonesia.

Dalam sebuah email yang diterima okezone, penyebar virus menggunakan alamat email Facebook. Email tersebut menyatakan bahwa Facebook sedang melakukan maintenance sehingga password Facebook yang dimiliki telah ter-reset secara tidak sengaja. Hal ini mengakibatkan calon korban, yang adalah pengguna Facebook, harus melakukan konfirmasi, dengan iming-iming memperbaharui password.

Dear user of facebook,

Because of the measures taken to provide safety to our clients, your password has been changed.
You can find your new password in attached document.

Thanks,
Your Facebook.


Demikian email yang dikirim yang menggunakan alamat profile@facebook.com.

Dalam email tersebut juga disertakan attachment yang harus diklik oleh pengguna. Attachment tersebut berisi akan mengarahkan anda untuk memperbaharui password, yang ternyata secara tidak langsung memberikan password anda kepada sang penyebar virus.

Sebenarnya, email tersebut hanya mengecohkan para pengguna Facebook. Pasalnya, jikapun ada maintenance Facebook maka Mark Zuckerberg dan tim akan memberikan notifikasi melalui akun Facebook, atau setidaknya pemberitahuan melalui media resmi.

Email tersebut hanya ingin mengambil password Facebook anda agar pengirim virus bisa mengakses akun Facebook anda dan mengambil data-data penting di dalamnya, khususnya data penting yang tertera dalam profil Facebook anda.

Penggunaan alamat email Facebook ini akan sangat mampu mengelabui pengguna Facebook. Untungnya, email palsu dari Facebook tersebut mampir ke email okezone. Padahal, email tersebut tidak pernah digunakan sebagai akses untuk bergabung dengan Facebook.Berhati-hatilah teman-teman yang lain agar tidak terkena virus pencuri password facebook.

Hacker Kendalikan 100 Mobil dengan Komputer

DALLAS - Ada berita terbaru tentang Seorang pria asal Texas dipecat dari pekerjaannya di sebuah dealer mobil. Dia dituduh bersalah karena telah menggunakan layanan internet, untuk mematikan fungsi starter dan menyalakan klakson 100 mobil dari jarak jauh.

Tim kepolisian Austin menangkap pria tersebut yang diketahui bernama Omar Ramos-Lopez pekan ini atas tuduhan melakukan kejahatan besar dengan membobol keamanan komputer.

Dilansir AFP, Kamis (18/3/2010), Ramos-Lopez menggunakan password milik bekas koleganya untuk menonaktifkan fungsi starter mobil dan mengatur bunyi klakson dari jarak jauh. Mobil tersebut merupakan mobil yang dijual di dealer tempatnya bekerja. Beberapa pemilik mobil menyebutkan, hal ini mengharuskan mereka memanggil truk derek dan meninggalkan mobil mereka di kantor atau rumah.

“Dia menyebabkan konsumen menjadi korban. Sebagian dari pengguna mobil bahkan harus meninggalkan pekerjaan untuk mengurus mobil mereka,” kata juru bicara kepolisian Austin Veneza Aguinaga.

“Mereka harus membayar jasa truk derek. Mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan mobil mereka,” terangnya.
Pihak dealer tempat Ramos-Lopez bekerja, mengakui bahwa mereka memasang perangkat GPS pada setiap mobil yang dijual agar sewaktu-waktu tidak bisa menyala.

“Sistem tersebut dimaksudkan untuk menyita mobil jika si pembeli tidak menunggak cicilan mobil. Klakson mobil pun dapat dinyalakan jarak jauh saat pembeli menolak untuk membayar cicilan,” kata pengawas dealer Jeremy Norton.

Dengan adanya kejadian ini, Norton berjanji untuk memberlakukan pengamanan ekstra ketat terhadap keamanan jaringan komputer di dealer tersebut agar tak rentan dibobol.
Sementara itu, Ramos-Lopez kini tengah menjalani proses hukum dan diamankan di penjara wilayah Travis.
 

My Blog List

Site Info

Bagaimana mengubah 
blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit 
dilengkapi Software dan Script Siap Pakai

Followers

eko kurnia's Blog Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template